KELURAHAN KAMPUNG BARU
Monday, March 24, 2014
Sunday, July 1, 2012
AIPTU MA'RUF
| Aiptu Ma'aruf |
Salam HUT Bhayangkara ke 66..dengan tema "Pelayanan Prima Anti-KKN, Anti-kekerasan, Memantapkan Keamanan Dalam
Negeri dan Supremasi Hukum Guna Mendukung Pembangunan Nasional"
Sebagai partner masyarakat Polisi sering kali di berikan stereotype yang negatif dari masyarakat dikarenakan ulah oknum oknum yang tidak bertanggungjawab yang akhirnya merusak image Polisi di dalam masyarakat.
Tagline yang paling sering kita dengar adalah Polisi "Siap melayani dan melindungi".
Tagline yang paling sering kita dengar adalah Polisi "Siap melayani dan melindungi".
Bangsa Indonesia harus memiliki keyakinan yang penuh bahwa kesalahan yang terjadi didalam tubuh Polisi itu hanya sebagian kecil dari prestasi menakjubkan yang dibuktikan oleh Anggota Polisi, seperti yang dibuktikan oleh sosok Polisi berikut ini:
Aiptu Ma'aruf, sosok yang sederhana namun penuh kasih sayang. Pria yang bertugas diperbatasan antara Indonesia dan PNG menjadi sosok yang paling fenomenal saat ini. Pria yang berada di ujung perbatasan ini seakan "ditemukan", oleh Dandim Mimika.
Tekadnya merubah daerah perbatasan SOTA yang dahulunya ditakuti oleh masyarakat sekitar berubah menjadi objek wisata yang hampir selalu dikunjungi oleh masyarakat. Kesehariannya Sosok keBapakkan ini sangat telaten dalam merawat taman SOTA. Terkadang ia sampai menggunakan uang pribadinya untuk merawat Taman SOTA.
Kecintaannya terhadap Distrik SOTA mungkin tidak sampai dalam akal fikiran orang-orang yang bekerja dengan "mengahrap imbalan".
Ia benar benar mempraktekkan "Bekerja adalah Ibadah"
Tidak pernah mengharapkan apa pun..Ia tidak pernah "alergi" berada di wilayah terpencil...Ia membuktikan kata-kata penggagas "Jangan tanya apa yg Negara berikan kepadamu...tapi Tanyakan, apa yang dirimu berikan kepada Negaramu", bahkan Ia memberikan lebih dari pada itu..
Aiptu Ma'aruf, sosok yang sederhana namun penuh kasih sayang. Pria yang bertugas diperbatasan antara Indonesia dan PNG menjadi sosok yang paling fenomenal saat ini. Pria yang berada di ujung perbatasan ini seakan "ditemukan", oleh Dandim Mimika.
Tekadnya merubah daerah perbatasan SOTA yang dahulunya ditakuti oleh masyarakat sekitar berubah menjadi objek wisata yang hampir selalu dikunjungi oleh masyarakat. Kesehariannya Sosok keBapakkan ini sangat telaten dalam merawat taman SOTA. Terkadang ia sampai menggunakan uang pribadinya untuk merawat Taman SOTA.
Kecintaannya terhadap Distrik SOTA mungkin tidak sampai dalam akal fikiran orang-orang yang bekerja dengan "mengahrap imbalan".
Ia benar benar mempraktekkan "Bekerja adalah Ibadah"
Tidak pernah mengharapkan apa pun..Ia tidak pernah "alergi" berada di wilayah terpencil...Ia membuktikan kata-kata penggagas "Jangan tanya apa yg Negara berikan kepadamu...tapi Tanyakan, apa yang dirimu berikan kepada Negaramu", bahkan Ia memberikan lebih dari pada itu..
"Dukanya apabila saya tidak bisa melayani
masyarakat, sungguh saya menyesal,” kata Aiptu Ma’ruf Suroso dalam
perbincangan bersama Pro3 RRI, Minggu (24/6).
Menurut dia, masyarakat Papua hanya ingin mendapatkan pelayanan yang maksimal.
Bagi masyarakat Distrik Sota, Merauke,
sosok Aiptu Ma’ruf layaknya sebagai kepala suku yang disegani. Sepak
terjang Aiptu Ma’ruf yang lain, yaitu mengajarkan kepada warga cara
bercocok tanam yang baik. Kendati sebagai aparat keamanan, Aiptu Ma’ruf
pernah mendapatkan penyuluhan dari Dinas Pertanian setempat.
Dengan kontribusi tersebut, kisah hidup
Aiptu Ma’ruf diangkat oleh televisi swasta. Oleh Mabes Polri, sosok
Aiptu Ma’ruf dianggap mampu mengangkat citra polisi yang selama ini
dianggap negatif. Atas jasa tersebut, rencananya Mabes Polri akan
menaikan pangkat Aiptu Ma’ruf Suroso.
“Dia masih bertugas 12 tahun lagi.
Pangkatnya sudah mentok Aiptu, namun oleh Wakapolri akan diusulkan
pangkat perwira, minimal AKP,” ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes
Polri Komisaris Besar (Pol) Boy Rafli Amar. (Sgd/HF)http://rri.co.id/index.php/detailberita/detail/22055#.T_Gz65Fl7H4
Seandainya ada penghormatan lebih dari "Dua Tangan", mungkin itu yang akan Bangsa ini berikan kepadamu Aiptu Ma'ruf. Semoga apa yang telah dirimu berikan kepada Bangsa ini mendapat balasan yang setimpal oleh Tuhan Yang Maha Esa...Jaya Negriku, Bangkit Bangsaku, dan Damai Papuaku...
Friday, June 15, 2012
Kembali KeAlam : Hidup sehat dimulai dari lingkungan tempat tinggal
Tiap-tiap
masyarakat hidup dalam lingkungan sosial budaya dan alam yang berbeda.
Masing-masing memiliki karakteristik yang dibangun dimana masyarakat tersebut
berada. Masyarakat pertanian tentu berbeda dengan masyarakat pesisir, demikian
juga masyarakat pedesaan tentu tidak dapat disamakan dengan masyarakat
perkotaan. Satu hal yang pasti, tiap-tiap masyarakat memiliki kebutuhan dasar.
Kebutuhan mendasar dari masyarakat inilah yang harus digali untuk dapat
memberdayakan potensi-potensi yang ada. Secara umum program-program
pemberdayaan dimaksudkan untuk mengurangi dampak krisis ekonomi dan yang menjadi
prioritas adalah :
1.
Peningkatan
ketahanan pangan (food security).
2.
Penciptaan
lapangan kerja produktif (employment
creation).
3.
Pengembangan
usaha kecil dan menengah (small and
medium enterprises), dan
4.
Perlindungan
sosial masyarakat dalam pelayanan dasar khususnya kesehatan dan pendidikan (social protection).
![]() |
| Sambutan Walikota Tanjungpinang |
Menanam dan
mengembangkan sayur-sayuran di daerah perkotaan memang sulit karena
keterbatasan lahan dan kesempatan, namun untuk memenuhi kebutuhan minimal rumah
tangga dengan melihat contoh di luar daerah dengan kondisi kepadatan penduduk
yang sama, ternyata di perkotaan bahkan di pekarangan yang sempit sekalipun
warga masih dapat melaksanakan aktivitas bercocok tanam, tentunya membutuhkan
keseriusan dan pemahaman dari masing-masing individu warga itu sendiri.
Kegiatan ini
didasari oleh keberhasilan program pengomposan di masing-masing lingkungan
Rukun Warga di wilayah Kampung Baru, yang selanjutnya adalah salah satu usaha
pegembangan program yang berkelanjutan dalam pemberdayaan masyarakat yang
mandiri sebelum dapat menjadi sumber ekonomi masyarakat. Sesuai dengan tema
dalam kegiatan ini yaitu “Kembali ke Alam, Hidup Sehat Dimulai dari
Lingkungan Tempat Tinggal”, telah terbukti melalui kajian bahwa
konsumsi sayur-sayuran yang menggunakan pupuk kompos lebih bermanfaat bagi
kesehatan dan selain itu juga mengandung nilai pendidikan yang tinggi kepada
masyarakat untuk memahami tentang ketahanan pangan untuk memenuhi kebutuhan
minimal rumah tangga dan bekal pengetahuan kepada generasi muda dari segala
aspek yang terkandung di dalamnya.
Kegiatan ini
bertujuan antara lain;
![]() |
| Ketua LPM Kelurahan Kampungbaru |
- Terbangunnya pemahaman di kalangan masyarakat tentang pentingnya pengembangan nilai-nilai kesehatan antara lain dengan mengkonsumsi sayuran yang menggunakan pupuk kompos serta terbangunnya pengetahuan dan pemahaman tentang pemenuhan kebutuhan minimal rumah tangga dengan pemanfaatan pekarangan rumah untuk bercocok tanam.
- Terbangunnya kesadaran tentang pentingnya bersinergi dan berbagi peran masing-masing di lingkungan masyarakat dan stake holders lainnya dalam memberikan sumbang tenaga dan fikiran dalam pemberdayaan masyarakat.
- Perangkat Lembaga Kemasyarakatan di lingkungan Kelurahan Kampung Baru mampu mensosialisasikan program-program yang bermanfaat di tingkat lingkungan kerjanya dan kepada masyarakat.
![]() |
| Lurah Kampungbaru |
Tuesday, May 8, 2012
Monday, May 7, 2012
Pegawai Kantor Lurah Kampung Baru
duduk ki-ka : Mahzumi,S.Sos ( Kasi.Pembangunan dan pemberdayaan masyarakat ), Maulin Karyadi,S.Ip ( Lurah Kp.Baru ),
Vinna Saktiani,S.IP ( Seklur Kp.Baru),Lusy Magasing ( Kasi. Pelayanan dan Kesejahteraan Sosial )
berdiri ki-ka : Yandi Fedrianto, Oki Suprianto, Nurhazlinda, Dewi Lestari, Rani Ambarina, Siti Umi Muslimah,
Larastya yuliyandri, Juriah, Dedi Junaedi, Wira Andika
Sunday, April 15, 2012
Visi & Misi
Visi
"Meningkatkan mutu pelayanan masyarakat yang prima dan penggerakan pemberdayaan masyarakat untuk mewujudkan masyarakat Kelurahan Kampung Baru yang terampil dan mandiri serta menjunjung tinggi dan mempertahankan budaya yang agamis untuk kesejahteraan masyarakat"
Misi
- Meningkatkan pelayanan urusan administrasi Pemerintahan.
- Membina dan menumbuh kembangkan, menggerakkan prakarsa dan partisipasi serta swadaya gotongroyong masyarakat.
- Meningkatkan pembinaan masyarakat dalam rangka mewujudkan masyarakat yang aman, tertib, sehat dan terampil.
- Membina dan menumbuhkan kemandirian masyarakat dalam bidang perekonomian.
Subscribe to:
Comments (Atom)

















